Unit Kesenian Paduan Suara dan Gamelan Sunda Seni Unpad

Share on facebook
Share on twitter
Foto 1 : Dokumentasi sebagian anggota Purbasora gamelan pamass
Foto 2 : Dokumentasi penampilan Purbasora pamass

Paduan Suara dan Gamelan Paguyuban Mahasiswa Sastra Sunda (Purbasora Pamass)  merupakan suatu unit kegiatan kesenian mahasiswa yang berada di bawah naungan himpunan mahasiswa jurusan Sastra Sunda di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. Unit kesenian ini berfokus pada seni kebudayaan sunda dengan memainkan alat musik khas sunda, tembang – tembang sunda, upacara adat dan sejenisnya, meski demikian purbasora pamass tetap memasukan unsur musik kontemporer pada musik yang mereka mainkan.

Purbasora gamelan pamass didirikan pada tahun 2015 untuk menjadi sarana mahasiswa sastra sunda menyalurkan hobinya. Pada awalnya nama unit kesenian ini adalah  Katumbiri Ensamble, namun seiring dengan berjalannya waktu pendiri sekaligus penanggung jawab unit kesenian ini, M. Gurnita Fajar merubah nama grup ini menjadi Purbasora Gamelan Pamass hingga sekarang. Purbasora Gamelan Pamass memiliki 18 anggota termasuk kru yang bertugas membantu para pemain saat tampil disetiap acara.

Meski baru berdiri selama 4 tahun nama Purbasora Gamelan Pamass sudah cukup dikenal, terbukti dengan banyaknya permintaan untuk tampil di beberapa acara. Salah satu acara yang dimeriahkan oleh Purbasora Gamelan Pamass adalah acara Festival Geopark Ciletuh pada Sabtu (13/10/2018) yang mampu menyedot banyak animo masyarakat Sukabumi.

Awal dari kesuksesan Purbasora Gamelan Pamass ini tidak luput dari jasa dosen – dosen dan alumni Fakultas Ilmu Budaya yang memperkenalkan potensi grup ini pada acara – acara bergengsi dan upcara – upacara adat yang ada, setelah itu dengan kekuatan dari mulut kemulut Purbasora Pamass menjadi lebih dikenal dan mendapatkan kesempatan untuk tampil di acara – acara bergengsi. Untuk menjaga eksistensi dan performanya, Purbasora Pamass melakukan regenerasi kelompok baru dengan melibatkan mahasiswa yang masih aktif diperkuliahan. Selain dengan regenerasi kelompok – kelompok baru agar performanya tetap terjaga komitmen setiap anggota harus dikuatkan, salah satunya dengan melaksanakan latihan rutin selama seminggu sekali dan latihan intens sebelum tampil. Pada saat latihan rutin mereka lebih sering mengulik sendiri musik yang akan dimainkan tanpa pelatih senior, namun ketika diperlukan terkadang mereka meminta alumni untuk mendampingi dan melatih mereka. Kedepannya agar lebih berkembang lagi pubasora gamlen pamass berencana untuk bekerjasama dengan wedding organizer yang ada.

Untuk mengundang Purbasora Gamelan Pamass tampil dalam suatu acara, dapat dilakukan dengan menghubungi penanggung jawabnya langsung atau melalui sekretariat Pamass di Fakultas Ilmu Budaya UNPAD Jatinangor. Harga yang harus dikeluarkan untuk mengundang grup kesenian ini berada pada angka Rp. 2.000.000. Cukup terjangkau bukan?

(MYL, Senin 22-07-2019)

Leave a Reply