Diskusi Lingkungan II Hari Pangan Sedunia 2021: Ancaman dan Risiko Perubahan Iklim Terhadap Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Share on facebook
Share on twitter

Telah dilaksanakan Diskusi dan Seminar Nasional Hari Pangan Sedunia 2021 dengan tema “Ancaman dan Risiko Perubahan Iklim terhadap Ketahanan Pangan Berkelanjutan” yang diselenggarakan oleh Departemen Lingkungan Hidup BEM Kema Unpad secara daring.

Pada Sabtu, 16 Oktober 2021 telah dilaksanakan Forum Group Discussion yang diawali dengan pemaparan materi oleh Dosen Unpad, yaitu:

  1. Prof. Sunardi S.Si., M.Si., Ph.D dengan materi “Perubahan Iklim dan Dampaknya Bagi Pembangunan”; dan
  2. Dr. Tommy Perdana S.P., M.M. dengan materi “Pengaruh Perubahan Iklim Terhadap Sistem Rantai Pasok Pangan”.
    Setelah itu peserta terbagi menjadi 4 kelompok untuk berdiskusi di breakout room dan diakhiri dengan penyampaian hasil diskusi tersebut.

Prof. Sunardi membuka pematerian pertama dengan pengertian pemanasan global dan perubahan iklim, sebab perubahan iklim, dan bukti perubahan iklim. Pemanasan global disebabkan oleh kegiatan alam dan kegiatan manusia (antropogenik) mengakibatkan terjadinya perubahan iklim. Dampak perubahan iklim berpengaruh pada elemen dasar kehidupan manusia, yaitu akses terhadap air, pangan, kesehatan, dan penggunaan lahan dan lingkungan. Ancaman pemanasan global dan perubahan iklim, yaitu meningkatnya suhu atmosfer, perubahan pola iklim alamiah, kenaikan muka air laut, dan peningkatan frekuensi dan intensitas kejadian cuaca ekstrim. Dampak pada sektor pertanian dan perikanan di Indonesia seperti musim kemarau yang panjang dan air laut yang menghangat.

Kemudian materi kedua disampaikan oleh Dr. Tommy Perdana mengenai dampak perubahan iklim terhadap tanaman karena peningkatan suhu, perubahan pola hujan, kenaikan muka air laut, dan kejadian iklim ekstrim memberi akibat kepada komoditas pertanian dan peternakan seperti kerusakan tanaman padi sawah karena banjir, kekeringan, dan serangan OPT. Hal tersebut membuat pergeseran paradigma pada rantai pasok pangan di masa depan seperti petani/pemangku kepentingan bergerak dari mencegah kerusakan menjadi mitigasi kerusakan. Dampak perubahan iklim menggangu rantai pasok pangan nasional seperti kekeringan yang diakibatkan oleh peningkatan suhu.

Perubahan iklim merupakan fenomena global yang memberi dampak terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat, salah satunya adalah pada ketahanan pangan. Dampak perubahan iklim perlu dihadapi bersama dengan upaya antisipasi, yaitu mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Kita perlu bersinergi bersama untuk melakukan upaya antisipasi, dimulai dari hal kecil. Karena hal kecil yang dipupuk akan menjadi hal besar untuk pelestarian lingkungan hidup. Selamat Hari Pangan Sedunia 2021!

Leave a Reply