Kata Mereka Tentang Toxic Relationship

“Pacaran itu saling mendukung buat berkembang, mungkin ini kebalikannya.” —Gerigit, Universitas Padjadjaran

“Abusive. Suka mukul dan marah yang meledak-ledak karena hal sepele.” —Widya, Universitas Bakrie

“Gak seimbang. Memberi/diberi terlalu banyak dan menganggu perkembangan lo.” —Thoriq, Universitas Indonesia

Apa sih Toxic Relationship?

Toxic Relationship adalah hubungan yang beracun atau bermasalah. Hal ini ditandai dengan seringnya terjadi konflik yang menyakiti fisik, mental, maupun emosional salah satu atau kedua belah pihak.

Ciri-ciri Toxic Relationship

 ⁃ kamu merasa hidupmu diatur olehnya

 ⁃ kamu merasa dicemburui berlebihan

 ⁃ kamu merasa terisolasi dari teman atau keluarga

 ⁃ kamu merasa direndahkan dan disalahkan oleh ucapannya

 ⁃ kamu merasa tidak dihargai dan didengarkan dalam setiap argumen

 ⁃ kamu disakiti secara fisik

 ⁃ kamu selalu diancam dengan kata putus

 ⁃ kamu tidak lagi merasa aman dan bahagia dalam hubungan

Sobat kema, adanya indikasi-indikasi toxic relationship memang harus diwaspadai. Karena hal tersebut bisa berdampak pada fisik maupun psikologis sobat kema, loh!

Hal pertama yang perlu sobat kema lakukan apabila merasakan ciri-ciri hubungan ini, cobalah mengomunikasikannya bersama pasangan. 

Setiap orang bisa berubah dan tidak ada salahnya memulai kembali suasana hubungan yang lebih positif.

Mintalah bantuan kepada orang yang kamu percaya. Baik itu teman, keluarga, maupun psikolog.
Bercerita kepada orang lain bisa membantumu untuk berpikir lebih jernih dan melihat sudut pandang lain.

Apabila jalan satu dan jalan dua tidak kunjung memberikan solusi, jalan terakhir adalah tinggalkan.
Jangan ragu untuk meninggalkannya karena takut tidak dapat yang lebih baik darinya.

Toxic relationship bukanlah hal yang wajar! Hal itu hanya membuat sobat kema sakit dan tidak dapat mengembangkan diri. Every each of you are worth it, and you deserve better!

Salam dan peluk hangat, 

Padjajaran Care

Dengan Cinta,
Departemen Advokasi dan Pelayanan Mahasiswa
Bidang Dinamisasi Kampus dan Kebijakan Publik
BEM Kema Unpad 2020
Kabinet Eksplorasi Makna