JATINANGOR – Terhitung hingga 7 Desember lalu, Departemen Akademik dan Inovasi telah mengadakan dua acara bertajuk “Obrolan Comblangin Inovasi” yang mengundang total empat produk inovasi bidang sociopreneur dari mahasiswa Unpad.

Keempat produk tersebut adalah Cardava, Taniber, Agot.id, dan HI Mommy. Obrolan Comblangin Inovasi disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Unpad Pinter dan dapat disaksikan ulang.

Cardava: Inovasi Alat Peraga Vaginal Toucher

Gambar 1: Cardava: Inovasi Alat Peraga Vaginal Toucher

Membawa motto “Delightful experience for better competencies”, Cardava adalah inovasi dari dua mahasiswa prodi Kebidanan dari Fakultas Kedokteran (FK), Ajeng Rahmawati dan Annisa Nuraini.

Berangkat dari kurang efektifnya alat peraga yang sudah disediakan di kampus, Cardava adalah alat yang ditujukan untuk para mahasiswa Kebidanan untuk melatih kemampuan vaginal toucher (pemeriksaan dalam) mereka. Alat ini berupa manekin yang dapat menentukan aspek-aspek yang diperlukan untuk pemeriksaan seperti dilatasi serviks, konsistensi portio, ketuban, persentase terendah janin, penurunan kepala, molase dan denominator secara sistematis dan menyeluruh. Manekin ini memiliki ukuran, bentuk, serta tekstur yang disesuaikan dengan anatomi manusia sehingga dapat membantu mahasiswa dalam memahami organ yang berperan dalam proses persalinan. Ajeng dan Annisa berharap inovasi Cardava ini dapat menjadi solusi dari permasalahan media pembelajaran mahasiswa, sehingga kelak tenaga kesehatan yang profesional dan kompeten dapat terbentuk untuk berkontribusi dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi di indonesia.

Taniber: Kemudahan Jual Beli Sayur dan Buah

Gambar 2: Taniber: Kemudahan Jual Beli Sayur dan Buah

Berawal dari keprihatinan terhadap pemasaran hasil panen petani Desa Ciparanje dan banyaknya warga yang belum memiliki pekerjaan, mahasiswa Agroteknologi dari Fakultas Pertanian (Faperta), Wahyu Ridwan Padillah dan rekannya Ibnu Rizky membuat inovasi bernama Taniber.

Taniber merupakan wadah jual beli sayur dan buah-buahan segar secara online dan offline. Dalam praktiknya, Taniber memiliki tujuan untuk memberdayakan pemuda agar lebih produktif, membantu petani memasarkan hasil panen, memotong rantai pasar, dan memudahkan konsumen mendapatkan sayur dan buah tanpa harus keluar rumah.

Perbedaan Taniber dengan wadah jual beli lainnya adalah inovasi pengiriman yang cepat. Setiap jam 7-8 pagi, produk akan sampai di tangan konsumen. Selain itu, setiap pembelian memiliki informasi harian untuk mengedukasi konsumen dengan tema yang berbeda setiap minggunya. Dengan terciptanya Taniber, Wahyu berharap banyak petani dan pemuda yang terbantu menjadi lebih produktif dan sejahtera.

Agot.id: Startup Komoditas Maggot BSF (Black Soldier Fly)

Gambar 3: Agot.id: Startup Komoditas Maggot BSF (Black Soldier Fly)

Agot.id merupakan startup di bidang pakan ikan dan unggas hasil buah pikiran empat mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Amrul Ihsan, Firas Andhika, Riva Hafidah, dan Alex Indra yang telah berdiri sejak tahun 2019.

Inovasi Agot.id adalah menghasilkan produk pakan alternatif berbasis riset dengan edukasi kepada konsumen mengenai komoditas maggot BSF berkualitas yang berasal dari pengelolaan sampah organik. Maggot sendiri adalah organisme yang berasal dari larva Black Soldier Fly (BSF) yang dihasilkan pada metamorfosis fase kedua. Pengelolaan sampah organik Agot.id sendiri adalah proses teknologi bio waste treatment yang dapat diimplementasikan tidak hanya di tempat pembuangan sementara (TPS) saja, tetapi juga di rumah masyarakat.

Agot.id lahir dengan tujuan meminimalisir biaya produksi (pakan) para pembudaya ikan atau peternak unggas serta mengelola sampah organik di kawasan Jatinangor. Keunggulan dari produk Agot.id adalah kandungan proteinnya yang berkisar 40-48% dan lemak 25%-32%, setara dengan kandungan protein pada tepung ikan. Bukan hanya itu saja, sisa bekas budidaya maggot juga dapat dijadikan pupuk organik yang memiliki kandungan hara yang baik untuk tumbuhan.

Hi Mommy: Aplikasi Membantu Ibu Hamil

Gambar 4: Hi Mommy: Aplikasi Membantu Ibu Hamil

Hi Mommy adalah inovasi berbasis aplikasi ponsel yang dibuat oleh mahasiswa prodi Kebidanan dari Fakultas Kedokteran, Ajeng Rahmawati. Alasan yang mendasari pembuatannya adalah ketidakefektifan pelayanan dan penggunaan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang Ajeng alami ketika menjalani praktik lapangan.

Fitur-fitur yang terdapat dalam aplikasi Hi Mommy merupakan hasil riset terhadap kebutuhan klien, yaitu ibu hamil, dengan tujuan memperhatikan keadaan janin maupun dirinya sendiri. Aplikasi ini juga dapat memberi informasi praktik bidan mandiri terdekat beserta profil dan rekam medis bidan, jenis pelayanan, daftar biaya yang tersedia, serta melakukan reservasi dan penilaian. Tidak hanya pasien, bidan juga dapat melakukan pengelompokan terhadap ibu yang memerlukan kebutuhan khusus seperti hamil dengan penyakit. Selain fitur informatif, Hi Mommy juga memiliki  game edukasi dan fitur gift terhadap penggunanya. 

Ajeng berharap inovasi aplikasi Hi Mommy dapat digunakan banyak perempuan dan bidan serta menjadi salah satu solusi untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan bayi di Indonesia.(HS)