Indonesia kembali berduka, intensitas hujan yang tinggi beberapa hari terakhir menimbulkan bencana banjir dan longsor di beberapa wilayah Indonesia.

Bencana tanah longsor melanda wilayah Gunung Lio di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah, Kamis (22/2/2018). Tebing setinggi 15 meter longsor dan menimpa persawahan milik warga dan menimpa puluhan petani yang pada saat itu sedang melakukan aktivitas disawah. Data sementara menurut BNPB, longsor menyebabkan 5 orang meninggal dunia, 14 orang selamat dan 18 orang dinyatakan hilang yang diduga masih tertimbun longsor dan hanyut ke Sungai Cigunung. Tim SAR gabungan hingga saat ini masih terus berusaha melakukan evakuasi dan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. Dan untuk saat ini bantuan yang diharapkan adalah berupa makanan cepat saji dan pakaian.

Dampak hujan yang terus menerus inipun menyebabkan longsor dan banjir di 14 desa di 8 kecamatan, Kabupaten Kuningan. Kamis (22/2/2018). Dampak dari bencana banjir dan longsor ini menyebabkan 241 jiwa yang menghuni 76 rumah harus diungsikan ke tempat yang lebih aman untuk mengantisipasi terjadinya banjir dan longsor susulan. Banjir dan longsor yang terjadi di hulu yaitu dikuningan berdampak di Cirebon.

Selain karena faktor intensitas hujan yang tinggi, faktor banjir di hulu yaitu dikuningan merupakan salah satu faktor terjadinya banjir di daerah Cirebon, kondisi ini diperparah dengan banyaknya klep di sejumlah tanggul yang tidak berfungsi, sehingga banyak tanggul yang jebol. Banjir yang melanda di wilayah Cirebon merendam 8 Kecamatan dan 20.000 rumah didalamnya. Bantuan berupa makanan cepat saji sangat dibutuhkan.

Bantuan dapat disalurkan melalui:
No rekening :
008401079002506
a.n. Rizqa Nurul Aulia

Konfirmasi dan Narahubung :
Hp/Wa : 082210120022
Line : iqaauliaa

Masa penggalangan dana
24 februari – 2 Maret 2018

BEM/0052/06/I/2018

Departemen Sosial Lingkungan
Bidang Kemasyarakatan
BEM Kema Unpad 2018
Satyagraha