Sharing is Caring, Relawan: Rela Demi Kawan

Share on facebook
Share on twitter

JATINANGOR – Pada Sabtu, 16 Mei 2020, Tim Pusat Riset Kebencanaan dan Relawan Mahasiswa mengadakan sesi diskusi terbuka bertajuk “Sharing is Caring, Relawan: Rela Demi Kawan” secara daring melalui aplikasi Google Meet. Sesi ini dimulai pada pukul 19.00 WIB dengan dihadiri berbagai pihak, seperti perwakilan Tim Pusat Riset Kebencanaan, Tim Satuan Petugas (Satgas) Covid-19 Unpad, Tim Koordinator Wilayah, hingga mahasiswa Unpad yang berada di luar dan yang menetap di Jatinangor. Sesi ini bertujuan sebagai wadah berbagi dan tanya-jawab antara pihak-pihak tersebut terkait distribusi bantuan dan kondisi mahasiswa yang berada di Jatinangor selama masa pandemi Covid-19.

Sesi ini berjalan dengan kondusif dan interaktif. Dipandu oleh Michelle Artissy, perwakilan dari Tim Bantuan Kesehatan Mental, diskusi dan tanya-jawab antara mahasiswa dengan Tim Pusat Riset Kebencanaan dan Tim Satgas Covid-19 Unpad berlangsung. Topik yang dibahas antara lain seputar alur koordinasi antara mahasiswa dengan Tim Bantuan Medis (Banmed), pelaksanaan kegiatan tertentu untuk mahasiswa, dan bantuan sembako yang didistribusikan pihak Unpad kepada mahasiswa maupun civitas akademika Unpad. Beberapa poin yang dapat dicatat dari ketiga topik tersebut, yaitu:

1. Mengenai alur koordinasi dengan Tim Banmed, apabila mahasiswa memerlukan, dapat melapor kepada Koordinator Wilayah setempat agar dihubungkan dengan Tim Banmed atau sebaliknya.
2. Disarankan kepada mahasiswa untuk dapat terus melakukan usaha kebugaran jasmani seperti berolahraga dan melakukan senam di kosan masing-masing maupun berjemur di bawah sinar matahari.
3. Apabila mendapat info dari warga sekitar mengenai pelaksanaan salat Idulfitri, harap untuk mengikuti info lanjut dari pihak Unpad, mengingat belum adanya pula pemberitaan langsung dari Kementerian Agama RI.
4. Bantuan sembako yang diterima oleh mahasiswa yang menetap di Jatinangor dan civitas akademika Unpad, baik itu di Jatinangor, Dipati Ukur, Arjasari, Pangandaran, dan Garut diperoleh dari donasi berbagai pihak yang diterima oleh Unpad ataupun langsung dari alumni Unpad yang berinisiatif memberikan bantuan.

Adapun kuis berhadiah berbasis Quizziz dalam sesi ini yang dimenangkan oleh enam orang partisipan. Sesi berakhir pada pukul 21.00 WIB. Sebagai penutup, Mursalaatul Urfan Al-Faruq (FMIPA 2016) selaku Koordinator Mahasiswa Luar Kampus sekaligus Wakil Ketua BEM Kema Unpad 2020 berpesan kepada seluruh partisipan untuk dapat berkooperasi satu sama lain dalam menghadapi situasi di tengah pandemi Covid-19, misalnya dengan merespons teman yang membutuhkan bantuan di grup chat, tetap menjaga kesehatan diri, dan aktif menanyakan kabar antarteman mahasiswa. Sesi diskusi terbuka ini pun direncanakan akan berlanjut kembali pada pekan selanjutnya. * (CAR)

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *