Rilis Pers Aksi Nasional #3TahunJokowiJK

Jumat (20/10) kemarin dilangsungkan Aksi Nasional “Sidang Rakyat” 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK di Jakarta. Aksi ini diikuti oleh sekitar 70 kampus di Indonesia mulai dari Sumatera hingga Nusa Tenggara Barat, juga massa dari buruh termasuk aliansi Awak Mobil Tangki dari Bandung. Jumlah massa aksi diperkirakan mencapai 3000 orang. Aksi ini dilakukan dari Patung Kuda sampai pagar duri yang dipasang di depan Kantor Kemenko PMK RI. Aksi dilaksanakan mulai setelah sholat Jumat hingga sekitar pukul 23.30.

Long march dimulai sekitar pukul 14.00 dan sampai di depan kantor Kemenko PMK RI sekitar pukul 17.30. Selama longmarch berlangsung massa aksi menyanyikan yel-yel dan presiden mahasiswa dari kampus yang hadir berorasi diatas mobil pengeras suara. Dilakukan juga aksi teatrikal dari kampus UNJ dan aksi kreatif simulasi sidang yang berisikan tuntutan-tuntutan kepada pemerintah.

Mulai waktu maghrib hingga sekitar pukul 22.00 massa melakukan dzikir dan solawat di depan kantor Kemenko PMK RI. Aksi tersebut disambut juga oleh aparat kepolisian dengan melantunkan solawat dengan memakai mobil pengeras suara. Massa aksi duduk dan sebagian ada yang bergantian untuk sholat di kawasan kantor RRI. Massa tetap melakukan aksi diharapkan dapat bertemu dengan presiden Joko Widodo. Sampai waktu tersebut tidak ada riak yang terjadi antara massa dan aparat.

Hingga sampai sekitar pukul 23.30, ketik massa aksi sedang bershalawat, aparat mulai merangsek ke kerumunan massa dari arah patung kuda dan keributan pun tak terhindarkan. Setidaknya tiga mahasiswa terluka dan 13 mahasiswa ditangkap oleh aparat yang sampai saat ini dikabarkan masih berada di Polda Metro. Mereka adalah:

Aditya Putra Gumesa (UR)
Yoga Ali (IPB)
Ardi (IPB)
Muhammad Wafiq (UB)
M. Taufiq (UB)
Golbi (IPB)
Yahya (IPB)
Susilo (IPB)
Fauzan (Tazkia)
Ramadhani (Unpak)
Rizki Abdul (AKPI Bogor)
Gustri (Untirta)

Dengan terjadinya hal tersebut sangat disayangkan aksi yang kondusif yang dilakukan mahasiswa dan buruh akhirnya dinodai dengan kerusuhan dan mahasiswa yang terluka.

Dengan peristiwa yang terjadi, menegaskan bahwa terdapat masalah pada negeri ini. Dan perjuangan mahasiswa belum selesai. Mahasiswa akan terus ada untuk bersuara bersama menjadi mitra kritis pemerintah.

Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia!

#3TahunJokowiJK
#DaruratDemokrasi
#MahasiswaBersamaRakyat

BEM Kema Unpad 2017
Kabinet Arkananta