Program Kreativitas Mahasiswa

Sebenarnya, apa sih itu PKM?

PKM adalah singkatan dari Program Kreativitas Mahasiswa. Sebuah kompetisi ilmiah bergengsi tingkat mahasiswa dari Kemenristekdikti (Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi). Diadakan tiap tahun untuk mahasiswa sarjana dan diploma dari perguruan tinggi seluruh Indonesia, termasuk Universitas Padjadjaran.

PKM ini mendorong kepekaan, kreativitas, serta daya intelektual mahasiswa untuk bisa menyelesaikan berbagai problematika yang terjadi di lingkup terdekat, atau bahkan lingkup yang lebih luas, yaitu negara Indonesia.

 

Apa aja nih jenis-jenis PKM?

Seluruh mahasiswa Indonesia bisa menyalurkan daya kreativitasnya dalam beberapa jenis PKM. Di antaranya:

A. PKM 5 Bidang

PKM yang mengharuskan mahasiswa untuk merealisasikan rencana kegiatan yang dicantumkan dalam proposal, setelah proposal berhasil lolos didanai. Pengajuan proposal ini diperkirakan dibuka pada Oktober-November (terus cek infonya di sini)

PKM 5 bidang ini terdiri dari:

 

  1. PKM Penelitian (PKM-P)

PKM yang bergerak dalam bidang penelitian sesuai bidang ilmu yang didalami, dengan menggunakan metode penelitian yang kuat dan berdasar. PKM Penelitian dibagi ke dalam dua bagian;

  • PKM-PE (PKM Penelitian Eksakta) yang khusus bergerak dalam bidang penelitian Sains dan teknologi.
  • PKM-PSH (PKM Penelitian Sosiohumaniora) yang khusus bergerak dalam bidang penelitian sosial.
  1. PKM Kewirausahaan (PKM-K)

PKM yang bergerak dalam bidang kewirausahaan, di mana mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengajukan rencana usaha kreatifnya, dan mahasiswa bisa merealisasikan kegiatan usahanya tersebut jika proposal yang diajukan lolos didanai. Boleh usaha dalam bentuk produk atau jasa.

  1. PKM Teknologi (PKM-T)

PKM yang bergerak dalam dunia inovasi teknologi untuk memberikan kemudahan atau penyelesaian masalah di masyarakat. Cakupan PKM-T ini bisa berskala kecil, namun juga bisa berskala besar dengan menentukan mitra yang akan diajak untuk bekerja sama.

  1. PKM Karsa Cipta (PKM-KC)

PKM yang mendorong mahasiswa untuk menciptakan inovasi terbaru didasarkan atas nalar dan kreativitas mahasiswa. Biasanya PKM KC dalam bentuk tawaran sebuah aplikasi atau produk untuk memecahkan masalah yang ada di sekitar.

  1. PKM Pengabdian Masyarakat (PKM-M)

PKM yang bergerak dalam bidang pengabdian terhadap masyarakat, di mana mahasiswa diberikan kesempatan untuk meningkatkan kepekaan yang berdasar pada iptek serta kreativitas untuk membantu masyarakat melalui program yang diajukan secara berkelanjutan. PKM M harus memiliki mitra dalam pengabdian. Mitranya boleh pihak desa, sekolah, komunitas atau lembaga lain di tengah masyarakat.

 

B. PKM Karya Tulis

PKM yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menuangkan ide-ide terbarunya dalam sebuah karya tulis, di mana mahasiswa akan mendapatkan insentif jika proposalnya lolos didanai. Pengajuan proposal PKM Karya Tulis ini biasanya dibuka pada Januari-Februari. PKM Karya Tulis terdiri dari:

 

  1. PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT)

PKM yang bergerak dalam bidang karya tulis berupa gagasan-gagasan menarik yang berdasarkan pada kreativitas, landasan ilmu, serta kebermanfaatan yang besar. PKM GT mendorong mahasiswa untuk menciptakan gagasan terbaru demi menyelesaikan permasalahan yang dihadapi Indonesia bahkan dunia, di mana gagasan tersebut harus membutuhkan biaya yang besar serta waktu yang cukup lama untuk merealisasikannya.

 

  1. PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI)

PKM yang bergerak dalam bidang karya tulis berupa artikel ilmiah hasil dari kegiatan yang telah dilaksanakan, seperti penelitian, kuliah lapangan, atau bahkan kegiatan PKM.

 

 

Langkah-langkah Membuat PKM

  1. Membuat Superteam

Langkah pertama yang harus dilakukan oleh mahasiswa adalah membuat superteam, di mana tim tersebut terdiri dari 3-5 orang, boleh berasal dari program studi/fakultas yang berbeda asal tetap satu perguruan tinggi. Bentuklah tim yang solid, memiliki tugas masing-masing, dan bisa diandalkan. Jangan lupa juga untuk mencari dosen pendamping yang akan membimbing perjalanan PKM-mu. Pilihlah dosen yang emang kamu rasa cocok dan pas. Karena peran dosen di sini sangat penting.

  1. Membuat Username dan password

Jika anggota tim  sudah ada dan dosen pembimbing sudah dapat, buatlah username dan passwordnya ke bagian Unit Layanan Terpadu (ULT) Unpad yang terletak di lantai 1 Gedung Rektorat, Unpad, Jatinangor. (ruangan terletak di belakang tempat satpam). Username ini berfungsi untuk log in di website simbelmawa.ristekdikti.go.id untuk unggah proposal pengajuan. Username dibuat dengan nama ketua tim dan NPMnya.

  1. Menentukan judul yang menarik

Penilaian juri pertama kali terhadap proposal PKM adalah melihat judulnya. Maka buatlah judul yang menarik dan sekreatif mungkin. Contoh-contoh judul PKM yang lolos PIMNAS bisa dilihat di link berikut ini

Buatlah judul sebanyak-banyaknya, dan usahakan setiap orang dalam tim memiliki satu judul andalannya, di mana ia menjadi ketua dalam judul tersebut. Usahakan judul yang diangkat memang dikuasai dan sesuai dengan basis keilmuan ketua tim. (Contoh, dalam satu tim ada tiga orang, maka buatlah tiga judul PKM, dengan ketua tim saling bergantian). Hal ini bertujuan untuk membuka peluang lolos didanai lebih besar.

  1. Pelajari panduan PKM

Saat waktu pengajuan proposal PKM telah dibuka, maka Kemenristekdikti akan merilis file panduan lengkap seputar PKM, dan panduan tersebut bisa diakses di website resmi PKM simbelmawa.ristekdikti.go.id. Namun jika panduan terbaru belum dirilis, maka kita bisa mempelajari terlebih dahulu Panduan PKM tahun sebelumnya di website tersebut, agar persiapan lebih baik.

  1. Membuat lembar pengesahan

Jika anggota tim sudah ada, dosen pembimbing sudah pas, dan JUDUL PKM sudah ada. Langsung aja bikin lembar pengesahan PKMmu.

Mengapa lembar pengesahan harus dibuat pertama kali? Lembar pengesahan ini termasuk ke dalam bagian proposal pengajuan kegiatan, namun penting untuk disusun pertama kali karena kita membutuhkan pengesahan (tanda tangan) dari ketua tim, dosen pembimbing, wakil dekan bagian akademik, dan wakil rektor bagian akademik, di mana pengumpulan tanda tangan ini akan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Menjadi catatan penting bahwa tanda tangan dalam lembar pengesahan haruslah tanda tangan BASAH, bukan SCAN. Hal ini sangat berpengaruh terhadap peluang lolos atau tidaknya proposal PKM. Menurut ketua dewan juri nasional PIMNAS 2017, sebagian besar proposal gugur karena masalah administrasi.

  1. Susun proposal

Susunlah proposal dengan baik, sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam panduan PKM. Pastikan bahwa setiap aturan, batas halaman, pengesahan mitra dan lainnya sesuai dengan ketentuannya.

Jangan malas mempelajari Panduan/Pedoman PKM. Sering-sering juga ngecek website resmi PKM dari Kemenristekdikti

  1. Konsultasi dengan Dosen Pembimbing

Dalam proses penyusunan proposal, atau proposal telah selesai disusun, maka tim PKM penting untuk konsultasi dengan dosen pembimbing terkait konten proposalnya. Peran dosen pembimbing di sini sangat penting untuk memberi saran dan masukan terkait proposal yang disusun.

  1. Unggah Proposal

Jika proposal dan lembar pengesahan telah selesai disusun, langkah selanjutnya adalah unggah proposal ke simbelmawa.ristekdikti.go.id dengan menggunakan akun ketua tim. Pastikan proposal kita selesai diunggah, dan JANGAN UNGGAH pada tanggal BATAS AKHIR PENGUMPULAN PROPOSAL, karena hal ini beresiko server down dan kita tidak bisa membuka websitenya.

  1. Perbanyak Do’a

Jika unggah proposal telah selesai dilakukan. Maka bertawakallah dan perbanyak doa. Semoga ketika pengumuman proposal yang didanai nanti, proposal dari tim kamu masuk salah satu yang didanai oleh Kemenristekdikti.

 

Apa yang harus dilakukan saat proposal lolos didanai? (KHUSUS PKM 5 BIDANG)

Setelah melewati 2 proses seleksi (seleksi administrasi dan seleksi isi proposal), maka dewan juri akan memutuskan beberapa proposal yang lolos didanai. Tim PKM 5 bidang yang lolos didanai memiliki kewajiban untuk melaksanakan kegiatan PKM sesuai dengan proposal yang diajukan. Berikut tahap-tahap yang harus dilakukan saat tim PKM lolos didanai:

  1. Pelajari kembali proposal yang diajukan

Sebelum melaksanakan kegiatan, pelajari kembali proposal yang telah diajukan oleh tim. termasuk target luaran (PKM-P), target penjualan (PKM-K), atau target lainnya dan susun strategi agar seluruh target bisa dicapai sebelum masuk waktu pengajuan laporan kemajuan.

  1. Pembagian tugas

Salah satu kekuatan terbesar dari tim PKM adalah kesolidan anggota tim. Maka langkah pertama, susun pembagian tugas dalam tim, seperti: Sekretaris, Dokumenter, Bendahara, dll

  1. Membuat timeline kegiatan

Pengumuman PKM yang lolos didanai biasanya dilaksanakan pada Februari/Maret, maka setelah tim PKM lolos didanai, segera membuat timeline kegiatan tim dari bulan pertama kali proposal didanai, hingga 4 bulan setelahnya, agar kegiatan bisa dilaksanakan dengan baik, dan target-target yang disusun bisa selesai.

  1. Mengisi logbook dan laporan keuangan

Membuat logbook dan laporan keuangan dalam dua bentuk:

  1. Digital, diketik di dalam microsoft word atau microsoft excel.
  2. Tulisan tangan, membuat tabel dalam microsoft word, lalu diprint dan dimasukkan ke dalam map.

Pastikan setiap kegiatan yang dilakukan oleh tim atau pengeluaran anggaran kegiatan, harus dimasukkan ke dalam logbook dan laporan keuangan, dan disertai dengan dokumentasi, nota atau bukti-bukti kegiatan lainnya serta komentar dan tanda tangan dosen pembimbing.

  1. Melakukan kegiatan dengan sepenuh hati.

Banyak tim PKM yang lolos didanai, namun mereka menggunakan dana yang diberikan untuk hal yang tidak ada kaitannya dengan kegiatan PKM. Banyak pula tim PKM yang lolos didanai, namun mereka tidak melaksanakan kegiatan yang seharusnya dilaksanakan sesuai dengan proposal yang diajukan. Maka penting untuk diterapkan dalam tim bahwa saat PKM kita lolos didanai, maka kita mendapatkan amanah yang besar demi kemajuan iptek serta kualitas masyarakat Indonesia yang lebih baik J

  1. Mengikuti pelatihan atau monitoring evaluasi (monev) yang diadakan universitas

Pihak universitas, akan memberikan beberapa pelatihan dan monev untuk beberapa tim yang lolos didanai. Maka setiap tim wajib untuk mengikutinya, baik itu diikuti oleh ketua tim ataupun anggota tim yang lainnya.

  1. Menyusun dan Mengunggah Laporan Kemajuan

Laporan kemajuan termasuk ke dalam salah satu kewajiban tim PKM yang didanai. Laporan kemajuan ini berisi tentang proses kegiatan atau bahkan target yang telah selesai dilaksanakan oleh tim. Laporan kemajuan ini harus diunggah segera setelah tanggal pengunggahan diumumkan oleh dikti, dan laporan kemajuan  ini harus telah selesai diunggah sebelum kegiatan monev eksternal dilaksanakan.

Laporan kemajuan diunggah di simbelmawa.ristekdikti.go.id dengan menggunakan username ketua.

  1. Mengunggah logbook dan laporan keuangan

Selain mengunggah laporan kemajuan, tim PKM yang didanai juga diharuskan untuk mengunggah logbook dan laporan keuangan ke simbelmawa.ristekdikti.go.id dengan menggunakan akun username ketua. Pengunggahan ini harus dilaksanakan dengan kronologis sesuai dengan kegiatan, dan harus dilakukan sebelum monev eksternal (minimal sebagian kegiatan).

  1. Mempersiapkan dan mengikuti Monitoring Evaluasai (MONEV) Eksternal.

Monev eksternal merupakan kegiatan monev yang dilaksanakan dan ditentukan langsung oleh kemenristekdikti, berisi presentasi dan tanya jawab. Biasanya monev ini dilaksanakan di kampus yang menjadi tuan rumah sebuah wilayah (misalnya, tahun 2017, Unpad menjadi tuan rumah untuk tim PKM Unpad dan perguruan tinggi di wilayah Garut dan Tasikmalaya).

Pada saat monev eksternal, kegiatan tim PKM kita akan dinilai langsung oleh juri yang didatangkan oleh dikti, dan beberapa aspek yang menjadi penilaiannya adalah kekompakan tim, cara presentasi, kegiatan, kelengkapan berkas (logbook dan laporan keuangan), dan sebagainya yang menyangkut proses kegiatan serta administrasi. Pada saat monev eksternal, berkas logbook dan laporan keuangan harus sudah diisi lengkap sampai tanggal terakhir kegiatan tim.

Penilaian dalam monev ini menjadi salah satu penilaian terbesar yang dapat menentukan tim PKM lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).

  1. Menyusun dan mengunggah laporan akhir

Menyusun Laporan Akhir merupakan kewajiban setiap tim PKM yang lolos didanai. Laporan Akhir ini berisi laporan kegiatan PKM dari awal hingga akhir. Pastikan file Laporan akhir segera diunggah setelah tanggal pengumuman unggah dari dikti dikeluarkan, karena hal ini akan berpengaruh terhadap lolos atau tidaknya tim PKM ke PIMNAS. Jika nilai tim sudah masuk ke dalam kriteria PIMNAS namun belum unggah laporan akhir, maka bisa saja tim tersebut gugur untuk maju ke PIMNAS.

 

Bagaimana dengan Pengumuman PKM Karya Tulis

Khusus untuk PKM karya tulis, saat proposal lolos didanai, tim PKM tidak diharuskan untuk melaksanakan kegiatan, karena proposal  yang diajukan adalah berupa gagasan tertulis dan artikel ilmiah. Dan khusus untuk PKM-GT (Gagasan Tertulis), ada penilaian yang menentukan tim bisa lolos ke PIMNAS, dan ikut berkompetisi di ajang PIMNAS. Sedangkan PKM AI (Artikel Ilmiah) tidak diikutkan ke kompetisi PIMNAS, PKM AI hanya diberikan insentif dana atas proposal yang telah dibuat. Insentif dana diberikan jika proposal yang disusun disetujui oleh Kemenristekdikti.

 

Departemen Akademik dan Penalaran

BEM KEMA Unpad 2017

 

Narahubung:

 

Robi Afrizan Saputra

Line : robiafrizan

WA : 081365674102

 

Hana Hanifah

Line : hanifah267

WA : 082318977373