Padjadjaran International Education Festival 2018 (PIEF) merupakan program kerja Departemen Akademik Keprofesian BEM Kema Unpad yang memiliki tujuan untuk menyajikan  beragam informasi beasiswa luar negeri dan berbagi pengalaman mengenai studi kelanjutan ke luar negeri terkhusus untuk mahasiswa tingkat akhir. Mengusung tema “Studying Abroad is Not Impossible: Rejuvinating Education Quality by Culture”, PIEF 2018 dilaksanakan pada 12 Maret 2018 di Bale Sawala Unpad Jatinangor, PIEF juga menghadirkan Perhimpunan Pelajar Indonesia atau PPI Dunia yang diwakili 11 PPI. Diantaranya PPI Kanada, Jerman, Mesir, Thailand, Swedia, Korea Selatan, Rusia, Arab Saudi, Sudan, Finlandia, dan Polandia. Rangkaian acara PIEF dimulai pada pukul 08.45 WIB sampai dengan 16.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh wakil ketua BEM UNPAD dan peserta dengan jumlah kurang lebih 100 peserta dengan agenda acara, antara lain :

  • Pemaparan materi oleh seorang dosen dari Jerman bernama Miss Merleene dengan tema materi “Open your mind, get your Scholarship and lets go abroad” selama 60 menit. Selain penyampaian materi, pada sesi ini juga dibuka sesi diskusi untuk audience seputar study di Jerman
  • Penyampaian materi mengenai beasiswa LPDP yang dipaparkan oleh salah satu awardee beasiswa LPDP yaitu Kang Ardi yang juga merupakan alumni Universitas Padjadjaran. Pada pemaparan ini terlihat antusiasme yang tinggi dari para peserta mengenai salah satu beasiswa paling bergengsi di Indonesia.
  • Ditengah rangkaian acara juga diselingi oleh hiburan tari saman oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran.
  • Dilanjutkan dengan sesi talkshow dengan perwakilan Perhimpunan Pelajar Indonesia dari Korea dan Rusia. Talkshow ini dipimpin oleh seorang moderator yang bernama Kang Hanif dan 2 orang orang pemateri yaitu Teh Zelfa dan Zihnilada dengan sistem tanya jawab selama 60 menit dan tanya jawab dengan audience selama 20 menit.
  • Setelah ishoma dilanjutkan dengan penampilan hiburan akustik dari mahasiswa FMIPA Universitas Padjadjaran.
  • Dilanjutkan dengan pengenalan PPI yang hadir di acara PIEF
  • Selain hiburan dan pematerian mengenai study Abroad peserta juga mendapatkan informasi mengenai jaminan kesehatan yaitu BPJS. Pemaparan ini disampaikan oleh Bapak Koko. Beliau menjelaskan mengenai alur pendaftaran, sistem gotong royong kesehatan, kartu Indonesia Sehat, kelas yang terdapat didalam kelompok BPJS, Perbedaan setiap kelas dan apa saja kecelakaan kerja dan kesehatan yang dijamin oleh BPJS dipaparkan selama 30 menit.

Didalam sesi ini BPJS menjelaskan bahwa ada 3 kelas dengan tarif yang berbeda. Setiap keluarga dapat mendaftarkan diri secara pribadi ataupun melalui perusahaan. Ada beberapa kriteria kecelakaan yang tidak ditanggung oleh BPJS contohnya yaitu asuransi yang sudah di klaim oleh pihak lain. Dengan adanya pemaparan ini diharapkan peserta PIEF dapat memahami dan mengetahui pentingnya memiliki asurasi kesehatan dan kelebihan BPJS dibanding lembaga asuransi lainnya.

Setelah pemaparan dari BPJS maka rangkaian acara di dalam ruangan Bale Sawala selesai dan dilanjutkan dengan agenda stand expo yang diadakan di selasar Bale Sawala sehingga para peserta dapat lebih mudah bertanya dengan perwakilan dari PPI mengenai studi di luar negeri, tidak hanya mengenai jurusan atau beasiswa tetapi juga mengenai kendala-kendala yang dihadapi saat melanjutka studi di luar negeri. Stand ini diisi oleh 11 PPI dari berbagai dunia, BPJS, dan juga banyak stand makanan. Acara ini mendapatkan nilai yang positif dari berbagai pihak yaitu peserta, pengisi acara dan juga pengawas (BPM).