Kebijakan Terkait Mahasiswa Tingkat Akhir pada Masa Wabah COVID-19

Share on facebook
Share on twitter

Dalam surat edaran mengenai masa belajar dan penyelenggaraannya selama wabah COVID-19, Unpad merilis beberapa kebijakan yang dikhususkan terhadap mahasiswa tingkat akhir.

Yang pertama, penelitian tugas akhir mahasiswa pada masa wabah COVID-19 ini diarahkan menggunakan data sekunder. Mahasiswa yang sedang melakukan penelitian tugas akhir dan telah mengajukan usulan penelitian selama masa darurat ini, agar tetap didorong untuk menggunakan data sekunder, studi literatur, atau metode lain yang dimungkinkan dilaksanakan pada situasi seperti ini.

Yang kedua, penyelenggaraan tahapan ujian sidang tugas akhir pada semua jenjang diarahkan untuk dilakukan secara daring.

Jadi, ketika ada data primer yang harus didapatkan dari laboratorium tidak dapat diperoleh sebab Unpad sedang lockdown, mahasiswa dapat menggunakan data simulasi atau sekunder hingga membuat skripsinya fokus kepada studi literatur dengan bantuan layanan dari Graha Kandaga dan diarahkan ke penelitian sejenis yang sudah dilakukan.

Yang ketiga, mahasiswa pada semester akhir yang mengalami keterlambatan penyelesaian studi akibat masalah COVID-19 dapat diberikan perpanjangan masa studi dan dapat mengajukan pembebasan UKT pada penambahan semester tersebut. 

Mahasiswa yang diberikan perpanjangan waktu ialah mahasiswa dengan angkatan maksimal 2013 (dengan asumsi tidak ambil cuti sebelumnya) dengan syarat perpanjangan waktu hanya 1 (satu) semester. Ketentuan untuk mahasiswa yang berhak menerima adalah yang studinya terlambat karena COVID-19, misalnya karena kesulitan mencari data. Lalu jika memenuhi persyaratan perpanjangan semester, mahasiswa otomatis dibebaskan dari UKT.

Untuk informasi atau bantuan, mahasiswa dapat menghubungi akun resmi Padjadjaran Care yang ada pada laman web ini.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *