Rilis Pers Agenda #JalanSaNtai CFD Dago

Minggu (30/9) dibawah guyuran rintik hujan, BEM Kema Unpad bersama massa berangkat dari titik point lapangan eks Kopma menuju Dipati Ukur Bandung dengan semangat yang menggelora. Tepat pukul 08.15 semuanya pun telah tiba di depan Monumen Perjuangan untuk segera mengadakan #JalanSaNtai menuju CFD Dago.

Iring-iringan kami dari Dipati Ukur – Dago pun disambut dengan berbagai teriakan “tangkap SN!” serta “HIDUP MAHASISWA” dari para warga yang sedang berolahraga disana. Hal ini menandakan bahwasannya kedatangan kami mahasiswa Unpad yang dipelopori oleh BEM Kema Unpad dalam aksi kali ini mendapatkan respon positif dari warga Bandung, khususnya yang sedang mengadakan aktifitas berolahraga disana. Bagaimana tidak, tentu mereka telah merasakan dampak dari mega korupsi e-KTP yang telah merugikan masyarakat. Lagu totalitas perjuangan serta yel – yel “tangkap SN!” Pun kami nyanyikan sebagai bentuk perlawanan yang kami juangkan.

Pukul 08.45 Massa aksi yang dipimpin BEM Kema Unpad pun tiba tepat di simpang Ganesha. Disana juga telah berkumpul Massa dari ITB yang telah tiba lebih dahulu disana. Suasana pun makin bergelora manakala sambutan “Datang dari timur datang dari barat mahasiswa” didendangkan. Kami pun segera mengadakan parlemen jalanan dengan berbagai aksi berupa: penandatanganan petisi tangkap Setya Novanto, orasi dari beberapa mahasiswa perwakilan kampus, pencerdasan berupa pemberian fotocopy e-KTP berisi propaganda kepada warga serta persembahan lagu iwan fals – wakil rakyat.

Pukul 09.45 kami pun mulai mempersiapkan aksi puncak pada agenda #JalanSaNtai ini. Mengingat, bahwasannya pada pukul 10.00 nanti jalan Dago pun akan be

rfungsi normal kembali. Massa yang berkumpul di simpang Ganesha pun semakin lama sema

kin ramai dengan kedatangan perwakilan massa dari kampus Politeknik Bandung dan UPI. Beberapa warga juga terlihat ikut meramaikan stand tanda tangan petisi untuk menangkap Setya Novanto. Menuju akhir, semangat kami pun semakin menggelora.

 

 

 

 

 

 

 

Tepat pukul 10.00 aksi pun kami tutup dengan orasi serta penyampaian sikap berturut-turut dari: Ketua BEM Kema Unpad, Ketua BEM Politeknik Bandung, Mentri Sosial-Politik UPI serta ketua KM ITB.

Benar, bahwasannya perjuangan kita tak a

kan berhenti sampai disini saja. Catat! Bahwasannya pergerakan kita pun akan bernafas panjang demi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Salam perjuangan!
HIDUP MAHASISWA!

#JalanSaNtai

BEM Kema Unpad 2017
Kabinet Arkananta