Info Penting Perkuliahan: Edaran Masa Belajar Penyelenggaraan Program Pendidikan

Share on facebook
Share on twitter

Pada 3 April 2020, Unpad merilis edaran mengenai masa belajar dan penyelenggaraannya selama wabah COVID-19. Berikut adalah poin-poin yang harus diperhatikan segenap civitas akademika:

1.) Pembelajaran semester genap 2019/2020 untuk semua jenjang Program Studi yang saat ini sedang
berjalan, tetap dihitung sebagai semester aktif.

2.) Semua kegiatan pendidikan akan tetap diselenggarakan secara daring sampai dengan berakhirnya
masa Ujian Akhir Semester atau tanggal 19 Juni 2020.

3.) Untuk kegiatan praktikum laboratorium dan praktek lapangan, Fakultas melaksanakan sebagai
berikut:

a. Mengganti dengan metode non-tatap muka sehingga dapat langsung diberikan nilai dari kegiatan tersebut, atau
b. Apabila tidak memungkinkan mengganti seluruh praktikum/praktek lapangan dengan metode non-tatap muka, maka pelaksanaan kegiatan praktikum/praktek lapangan yang tidak dapat dikonversi dengan metode tatap muka dilakukan setelah masa UAS berakhir, yaitu pada tanggal 19 Juni 2020 sampai dengan masa perubahan nilai T berakhir pada tanggal 24 Juli 2020, atau
c. Memberikan nilai T kepada mahasiswa dan mengalihkan waktu kegiatan praktikum sebagian atau seluruhnya pada Semester Ganjil 2020/2021 dan atau Semester Genap 2020/2021
d. Pemberian nilai T pada point b dan c dilaksanakan dengan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Direktorat Pendidikan dan Internasionalisasi.

4.) Untuk Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester, Fakultas dan Program Studi dapat
menggunakan berbagai metode asesmen yang sesuai dengan capaian pembelajaran dengan tetap
mempertimbangkan kesiapan dosen, memperhatikan kewajaran beban, dan kemudahan akses
mahasiswa. Ujian Akhir Semester dilaksanakan dengan tetap mempersyaratkan minimum
kehadiran mahasiswa sesuai buku panduan Prodi, dan pembelajaran telah diselenggarakan oleh
Prodi secara lengkap sesuai dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS).

5.) Penelitian tugas akhir mahasiswa pada masa wabah Covid-19 ini diarahkan menggunakan data
sekunder. Mahasiswa yang sedang melakukan penelitian tugas akhir dan telah mengajukan usulan
penelitian selama masa darurat ini, agar tetap didorong untuk menggunakan data sekunder, studi
literatur, atau metode lain yang dimungkinkan dilaksanakan pada situasi seperti saat ini.

6.) Penyelenggaraan tahapan ujian sidang tugas akhir pada semua jenjang diarahkan untuk dilakukan secara daring.

7.) Mahasiswa pada semester akhir yang mengalami keterlambatan penyelesaian studi sebagai akibat
masalah COVID-19 dapat diberikan perpanjangan masa studi dan dapat mengajukan pembebasan
UKT pada penambahan semester tersebut.

8.) Fakultas diharapkan dapat mensinergikan kegiatan kemahasiswaan dan mendorong peran aktif mahasiswa secara akademik dalam penanggulangan masalah COVID-19. Kegiatan
kemahasiswaan ini dapat dikonversi menjadi kredit yang dapat dimasukkan ke dalam total beban
studi.

9.) Fakultas dan Program Studi diminta untuk tetap dapat memantau kesehatan dan keselamatan
mahasiswa.

Tautan surat resmi dapat diakses melalui bit.ly/SuratEdaranPembelajaran.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *