Uang Kuliah Tunggal (UKT)

Kajian terkait Uang Kuliah Tunggal (UKT)

 

1. Surat Edaran Dikti pada tgl 5 februari 2013
    Surat ini berkaitan dengan surat Dirjen Dikti No 305/E/T/2012 tentang tarif uang kuliah tunggal dan surat No : 488/E/T/2012 tentang tarif uang kuliah, DIKTI meminta agar Perguruan Tinggi melaksanakan :

  • Menghapus uang pangkal bagi mahasiswa baru program S1 Reguler mulai Tahun Akademik 2013/2014
  • Menetapkan dan Melaksanakan Tarif Uang Kuliah Tunggal bagi mahasiswa baru Program S1 Reguler mulai Tahun Akademik 2013/2014

2. Surat Dirjen Dikti No 305/E/T/2012 tanggal 21 Feb 2012 tentang Larangan Menaikan Tarif Uang Kuliah

3. UKT…?? mw tau tentang UKT ngga…??
    Uang Kuliah Tunggal merupakan sebuah terobosan sistem baru dalam pembayaran akademik, dimana mahasiswa program S1 akan melakukan pembayaran pendidikan 1 kali setiap semesternya berdasarkan pada biaya pendidikan yang sudah ditetapkan oleh prodinya masing-masing. UKT ini diberlakukan dengan satu persyaratan yaitu dihilangkannya Uang Pangkal masuk Perguruan Tinggi. Dimana Uang pangkal ini selalu dianggap memberatkan oleh sebagian calon mahasiswa karena nilai besarannya yang besar.

Ketika mahasiwa telah melakukan pembayaran UKT, maka mahasiswa tersebut tidak akan dibebani pembayaran lain seperti wisuda, biaya KKN dan lain-lain. Biaya UKT ini akan selalu tetap mulai dari semester awal sampai dengan semester akhir (semester 1-8) harapan dari Kemendikbud dan Dirjen Dikti.

Nilai UKT masing-masing prodi didapatkan berdasarkan Unit Cost yang dihitung berdasarkan Total Cost dibagi jumlah mahasiswa ideal per program studi (kuota/daya tampung program studi). Unit Cost terdiri dari 2 jenis biaya yaitu:

  • Biaya langsung (BL) : biaya-biaya pada tingkat prodi dan jurusan
  • Biaya Tidak Langsung (BTL) : biaya-biaya pada tingkat fakultas dan universitas

Saat ini, semua PTN sedang melakukan atau bahkan sudah melakukan perhitungan mengenai Unit Cost masing-masing prodinya, didasarkan pada besaran biaya yang sudah dilakukan pada tahun sebelumnya. Contohnya saja di Unpad, apabila Uang Pangkal ini dihapuskan dan diganti menjadi Uang Kuliah Tunggal maka ada kemungkinan biaya yang di tanggung oleh setiap mahasiswa itu akan berbeda. Berdasarkan info di beberapa media sosial bahwa FMIPA, Faperta, Fapet akan dikenakan biaya 6 juta per semester dan FK akan menjadi 15 juta per semester. Dari sini saja kita dapat menyimpulkan bahwa akan terjadi kenaikan 300 % dari biaya semula (2 juta) apabila UKT ini diterapkan.

Akan tetapi UKT ini akan tetap dilaksanakan kawan. Karena UKT ini tinggal menunggu surat resmi dari Mendikbud mengenai besaran standar Unit Cost untuk setiap universitas yang disesuaikan dengan lokasi universitasnya. Sehingga hal yang kita harapkan adalah besaran UKT yang akan diterapkan itu lebih murah dari biaya sebelumnya.

Tanggapan :

  • Apabila penerapan UKT ini dilaksanakan dan pada akhirnya mengakibatkan kenaikan biaya uang kuliah, maka penerapan UKT ini ber-TOLAK belakang dengan Surat Dirjen Dikti No 305/E/T/2012 tanggal 21 Feb 2012 tentang Larangan Menaikan Tarif Uang Kuliah
  • Apabila UKT ini diterapkan hanya akan menguntungkan beberapa kalangan saja yaitu kalangan masyarakat (mahasiswa) kelas atas.
  • Dana BOPTN (Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri) yang tahun lalu sebesar 1,5 triliun dan tahun ini naik menjadi 2,7 triliun seharusnya dapat menekan biaya Uang Kuliah itu untuk menjadi TURUN bukan KEBALIKANNYA.

Rekomendasi

  • Perlu adanya transparasi dan penjelasan terkait rencana kebijakan Uang Kuliah Tunggal melalui kegiatan audiensi atau dialog terbuka antara mahasiswa dan Rektorat
  • Berdasarkan info bahwa Unit Cost yang menjadi bahan pertimbangan pihak rektorat dalam menentukan besaran UKT itu berasal dari masing-masing fakultas dan atau prodi. Maka perlu adanya upaya mencari info mengenai Unit Cost yang diajukan masing-masing fakultas ke rektorat melalui bantuan BEM Fakultas. Sehingga dapat dilakukan komparasi mengenasi besaran UKT dan Non-UKT
  • Apabila UKT ini tetap diberlakukan dan memberatkan mahasiswa secara umum, maka perlu adanya gerakan mahasiswa yang melakukan penolakan dan gerakan tersebut akan terfokus kepada tuntutan “Biaya Kuliah Tidak Naik”.

 

Kementerian Hubungan Internal
BEM Kema Unpad 2013

One thought on “Uang Kuliah Tunggal (UKT)

  1. anakunpad says:

    besaran UKT Unpad tahun 2013 bisa dilihat di http://www.unpad.ac.id/2013/06/pembayaran-biaya-kuliah-mahasiswa-baru-masih-bisa-dilakukan-hingga-19-juni-2013/ pada bagian lampiran Peraturan Rektor Unpad tentang Uang Kuliah Mahasiswa Baru Program Sarjana dan Diploma di Lingkungan Unpad. Silakan disimpan sebagai arsip anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>